EDISINEWS.ID | JAKARTA – Buntut tewasnya seorang driver ojol, Affan Kurniawan berdampak pasa amarah warga hingga menimbulkan kericuhan dibeberapa titik wilayah di Jakarta Pusat.
Kericuhan yang terjadi pada pukul 19.19 WIB ini terjadi dibeberapa titik diantaranya, di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat dan Mako Brimob, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Kericuhan juga terjadi di Polda Metro Jaya. Jumat, (30/8/2025).
Di gedung DPR sendiri, massa pendemo pada sore hari sempat menjebol gerbang DPR RI. Namun, sempat tindakan tersebut dapat dihalau oleh aparat keamanan dari area Gedung DPR RI.
Meski begitu, massa tetap bertahan di depan Gedung DPR. Tak sedikit dari para massa yang hadir juga melemparkan petasan ke area dalam Gedung DPR.
Sedangkan di Polda Metro Jaya, malam ini masih memanas setelah massa demonstrasi melempari polisi dengan batu dan menembakkan petasan. Pihak kepolisian pun meminta para pendemo untuk berhenti anarkis dan pulang ke rumah masing-masing.
Para pendemo yang sebelumnya berada di dalam Polda Metro Jaya kini dipukul mundur oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian menggunakan water canon untuk memukul mundur massa, lalu menutup gerbang Polda Metro Jaya. Tak terima, para pendemo pun bereaksi degan tetap melempari batu dan menembakkan petasan ke polisi yang berada di Polda Metro Jaya.
Di sisi lain pihak kepolisian tak henti-hentinya memberikan imbauan untuk para pendemo. Polisi meminta para pendemo agar berhenti bertindak anarkis dan pulang ke rumah masing-masing.
“Kami imbau kepada adik-adik sekalian untuk tidak melakukan tindakan anarkis, sampaikan aspirasi dengan baik,” kata salah satu petugas melalui pengeras suara.
Penulis : Feri