Pecah.. Bentrok Peserta Demo dengan Aparat Kepolisian di Pejompongan Jakarta Pusat

Berita55 Dilihat
banner 468x60

EDISINEWS.ID | JAKARTA – Suara letusan petasan dari pendemo mengarah ke pihak kepolisian yang berjaga hingga akhirnya dibalas dengan tembakan gas air mata oleh petugas demi untuk membubarkan massa aksi demo yang sudah 28/kondusif di jalan Pejompongan tepatnya di depan tower BNI Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kamis (28/8/2025).

Peristiwa yang terjadi hingga pukul 17.46 WIB tersebut akibat dari Peserta aksi yang didominasi pelajar terus memberikan perlawanan kepada petugas kepolisian yang membangun barikade di depan gedung BNI Pejompongan dan Personel kepolisian terus bertahan dan berusaha memukul mundur pelajar ke arah kota secara perlahan.

Selain memasang barikade mengunakan tameng petugas pun mempersiapkan Mobil meriam air (water cannon) dinbelakang barisan melindungi petugas dari serangan massa yang datang secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Serahkan 5 Sertifikat HGB kepada Warga Kampung Nelayan Muara Angke

Situasi tersebut berdampak pada jalur transportasi seperti layanan KRL Commuter Line, di mana KRL relasi Stasiun Serpong, Rangkasbitung, dan Parung Panjang sementara ini tak berangkat dari Stasiun Tanah Abang.

“Jalur rel lintas Tanah Abang – Palmerah terdapat kerumunan massa. Untuk sementara, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dihentikan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, di Jakarta, Kamis (28/8/25).

Ia juga mengatakan perjalanan KRL relasi Rangkasbitung hanya sampai Stasiun Palmerah dan Kebayoran untuk kembali menuju Stasiun Serpong/Rangkasbitung.

Penulis : Feri

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *