Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Sosialisasi Aktualisasi Empat Pilar MPR RI Memperkokoh Integrasi dan Pembangunan di Wilayah Papua Pegunungan

80
×

Sosialisasi Aktualisasi Empat Pilar MPR RI Memperkokoh Integrasi dan Pembangunan di Wilayah Papua Pegunungan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | PAPUA – Ssbagai upaya memperkokoh integrasi dan pembangunan di wilayah Papua Pengunungan, Anggota DPD RI/MPR RI, Arianto Kogoya, S.E menggelar sosialisasi di Asrama Putri Wamena, Wamena, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada Selasa (2/6/2026).

Sosialisasi aktualisasi Empat Pilar MPR RI ini dihadiri dari perkumpulam mahasiswa/i Wamena serta masyarakat setempat.

Example 300x600

Selaku narasumber, Arianto Kogoya menjelaskan keselarasan cikal bakal Provinsi Papua Pegunungan dengan Ibu Kota Wamena yang termasuk dalam UU No. 16 Tahun 2022.

“Lahirnya Provinsi Papua Pegunungan dengan ibu kota Wamena berdasarkan UU No. 16 Tahun 2022 menandai babak baru bagi pembangunan masyarakat di wilayah pegunungan. Sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masa depan pembangunan di Papua Pegunungan sangat bergantung pada bagaimana nilai-nilai kebangsaan dipahami dan diimplementasikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok Pengamanan Konser Musik Korea dan Penjagaan di Danau Sunter

Menurutnya, Empat Pilar Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) hadir bukan sekadar sebagai doktrin politik.

“Dalam konteks ini, Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) hadir bukan sekadar sebagai doktrin politik dari Jakarta, melainkan sebagai instrumen pemersatu sekaligus jaminan keadilan sosial yang harus membumi di Lembah Baliem dan sekitarnya. Mahasiswa di Wamena, sebagai elemen intelektual lokal, memikul tanggung jawab ganda,” lanjutnya.

Di satu sisi, masih kata Arianto, mereka harus menjadi pelindung nilai-nilai adat dan kearifan lokal. Di sisi lain, mereka dituntut menjadi motor penggerak pembangunan nasional yang sadar hukum dan konstitusi.

Baca Juga :  Peringati HUT Ketum PDI Perjuangan Ke-79, DPC PDI-P Jakpus Gelar Santunan Anak Yatim dan Syukuran Bersama Warga Sekitar

“Sebagai agen perubahan (agent of change) di jantung Papua Pegunungan, mahasiswa di Wamena memegang peran taktis untuk membumikan Empat Pilar MPR RI. Mereka bukan sekadar penonton, melainkan jembatan hidup yang menghubungkan nilai-nilai konstitusi nasional dengan realitas sosiokultural masyarakat adat. Mahasiswa di Wamena harus mengambil peran aktif sebagai jembatan peradaban (bridge builder),” tutupnya.

Penulis : Met

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *