EDISINEWS.ID | JAKARTA – Seorang pemuda bernama Asep Jakarta Sudrajat (35) meregang nyawa di Jalan Utan Panjang 3 RT 17/06, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 15 Juni 2026.
Asep meninggal setelah dirinya mengeluarkan banyak darah lantaran harus menerima dua tusukan dari pelaku berinisial Alpi.
Kanit Reskrim Polsek Kemayoran, Iptu Budi Santoso mengatakan, pihaknya mengetahui ada aksi penusukan setelah ada laporan.
“Benar ada penusukan yang mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kemayoran.
Budi mengatakan, sejauh ini diketahui bahwa penusukan tersebut dilatarbelakangi dendam pelaku terhadap korban.
Dimana pelaku sakit hati lantaran dibawa ke salah satu pesantren di kawasan Jawa Barat kemudian ditinggalkan.
Budi mengatakan, sebelum aksi penusukan, pelaku memang sudah membawa senjata tajam berupa pisau dapur.
Kemudian saat pelaku melihat korban sedang menggendong anaknya, pelaku langsung memanggil korban.
“Sebelum menusuk, pelaku mengatakan “Lo kenapa Jas ninggalin gw sendirian di tempat itu,” ucap Kanit menirukan ucapan pelaku kepada korban.
Setelah mengatakan hal tersebut pelaku langsung menancapkan pisau di bagian perut dan dada korban. Akhirnya korban tersungkur tidak jauh dari tempat anaknya berdiri.
Lebih lanjut Budi mengatakan, dari keterangan saksi yang sudah diperiksa diketahui setelah menusuk korban, pelaku sambil membawa pisau melarikan diri. Warga yang melihat juga tidak berani menghentikan pelaku.
“Saat ini, pelaku sudah diketahui dan kami sedang melakukan pengejaran terhadap. Pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Menteng.
Penulis : Ray



















