EDISINEWS.ID | BOGOR – Minggu pagi di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dari berbagai kalangan berdatangan sejak dini hari untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata.
Di tengah antrean warga yang didominasi para lansia, ibu rumah tangga, dan pekerja harian, hadir sosok Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si. yang turun langsung menyapa masyarakat.
Kehadirannya bukan sekadar melakukan peninjauan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga.
Dengan penuh kehangatan, Wakapolri berjalan menyusuri barisan antrean, berbincang dengan masyarakat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka satu per satu.
Senyum warga pun terlihat saat mendapat kesempatan berbicara langsung dengan orang nomor dua di Korps Bhayangkara tersebut.
“Sehat-sehat terus ya Ibu dan Bapak,” ucap Wakapolri yang disambut antusias masyarakat.
Momen tersebut mencerminkan pendekatan humanis Polri yang tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan warga.
Dalam keterangannya, Wakapolri menyampaikan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit harus terus didorong melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, tingginya antusiasme warga dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan menjadi indikator positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat.
Ia juga menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang ditemukan dalam kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas pendataan. Polri akan mendorong adanya tindak lanjut bersama pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan lanjutan yang dibutuhkan.
“Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan. Jika ditemukan penyakit yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, tentu harus ada koordinasi dengan instansi terkait agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” katanya.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana berbagi kepada masyarakat melalui pembagian 500 paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada warga yang membutuhkan, termasuk anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80
Di bidang kesehatan, layanan yang diberikan cukup lengkap. Masyarakat dapat menikmati pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca gratis, hingga 100 paket peningkat imunitas tubuh.
Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah menjelaskan bahwa seluruh fasilitas telah dipersiapkan secara optimal agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal.
Sebanyak 40 tenaga medis diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan petugas laboratorium. Selain itu, empat unit ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan medis darurat selama kegiatan berlangsung.
Dari total 204 warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan, hipertensi tercatat sebagai penyakit yang paling banyak ditemukan dengan 45 kasus.
Disusul ISPA sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia delapan kasus, gangguan mata tujuh kasus, anemia lima kasus, serta berbagai keluhan lainnya sebanyak 27 kasus.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyakit tidak menular masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat di kemudian hari.
Bagi warga seperti Susanti, penduduk Desa Sukakarya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis, ia juga merasa dihargai karena mendapatkan perhatian langsung dari jajaran Polri.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami. Pelayanannya baik, dokternya ramah, dan kami senang karena Bapak Wakapolri datang langsung melihat masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui tugas keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kesehatan yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat melayani dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Penulis: Cardi S



















