Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kriminal

Polisi Tetapkan Lima Pelaku Pembubaran Diskusi Diaspora, Berikut Peran dari Masing-masing Tersangka

664
×

Polisi Tetapkan Lima Pelaku Pembubaran Diskusi Diaspora, Berikut Peran dari Masing-masing Tersangka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | JAKARTA  –  Dari hasil penyelidikan mendalam pihak kepolisian, akhirnya menetapkan lima pelaku pembubaran acara diskusi Diaspora beberapa waktu lalu, dari kelima tersangka tersebut mempunyai peran masing masing dalam melakukan aksinya dalam membubarkan acara diskusi yang di hadiri beberapa tokoh dan aktifis nasional tersebut.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, Kelima orang yang yang  tangkap adalah FEK, GW, JJ, LW dan MDM.
Kelima orang tersebut mempunyai peran masing masing dalam kasus pembubaran paksa acara diskusi tersebut.

Example 300x600

“Kelima orang yang kami tangkap adalah FEK, GW, JJ, LW dan MDM dan mereka mempunya peran masing masing.
FEK ini berperan sebagai koordinator lapangan aksi,  GW masuk ke dalam ruangan seminar melakukan aksi perusakan.

Baca Juga :  Kapolres Metro Jakut Hadiri NGOBRAS: Sinergi Polisi dan Ulama Sambut Bulan Suci

JJ dan LW berperan masuk ke dalam untuk membubarkan sampai melakukan perusakan dengan mencabut baliho-baliho yang ada di dalam. Begitu juga MDM yang mempunya tugas hampir sama dengan ketiga pelaku lain selain FEK. Ujar Djati.

Djati pun menambahkan, Kemungkinan ada pelaku lain, dan motiv dari pada tindakan tersebut.

“Kita akan lakukan skrining dan pendalaman terhadap para pelaku. Siapa yang menggerakkan, apa motif dan tujuannya,” ungkapnya

Selain itu, pihaknya juga melakukan investigasi secara internal terhadap para petugas Polri yang bertugas mengamankan pada saat aksi unjuk rasa berlangsung. Ada tidak nya pelanggaran SOP atau tidaknya. 

Dan diapun mengatakan pihak nya siap menerima berupa masukan kritik atau saran atas kinerja pertugas yang melaksnakan tugas sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kualitas dari tugas pihak nya.

Baca Juga :  Polda Jabar berhasil Ringkus DPO Kasus Vina di Bandung

Dan Ia menegaskan Polda Metro Jaya tidak mentolerir segala bentuk premanisme dan anarkisme. “Kami mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan mengamankan kota Jakarta dari segala bentuk tindakan Kriminal termasuk aksi premanisme.” Pungkasnya.

Penulis : Noferi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *