Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Polri

Kombes Hadianur Pimpin Kegiatan Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT. Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan

79
×

Kombes Hadianur Pimpin Kegiatan Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT. Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan kembali membuktikan komitmennya dalam pengamanan Objek Vital Nasional. Dalam _Audit Resertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP)_ yang digelar Korsabhara Baharkam Polri, RU VI Balongan meraih nilai 96,86% dengan kategori Emas.

Audit hari ketiga berlangsung Kamis 11/6/2026 di RR-I ADM. Building PT PPN RU VI Balongan, sejak pukul 08.00 s/d 18.00 WIB. Tim Audit dipimpin langsung Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. selaku Katim, didampingi Ir. Dedy Murdiana Auditor Tenaga Profesional, S.ST., M.K, Ir. Yoyoh indayah, M.Si Auditor Tenaga Profesional, Akbp Dr. Bohari, S.H., M.H. sebagai Observer Polda Jabar.

Example 300x600

Rangkaian audit mencakup wawancara dan pemeriksaan dokumen Elemen IV _Standar Kemampuan Pelaksana Pengamanan_ serta Elemen V _Monitoring dan Evaluasi_, dilanjutkan review hasil, penyusunan berita acara, hingga penutupan.

Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menegaskan, capaian RU VI Balongan jadi bukti bahwa SMP bukan sekadar syarat administratif. “SMP adalah sistem hidup. Ancaman terhadap kilang itu nyata: sabotase, teror, hingga gangguan operasi yang berdampak nasional. Resertifikasi tiap 3 tahun wajib dilakukan untuk memastikan sistem pengamanan Obvitnas tidak usang dan tetap _comply_ terhadap Perpol No. 7 Tahun 2019,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakapolsek Pademangan Tinjau Pemanfaatan Pekarangan, Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Kota

Kenapa Implementasi SMP Wajib bagi Pengelola Obvitnas?

1. Mandat Regulasi: Perpol No. 7 Tahun 2019 jo. SNI 7751:2019 mewajibkan seluruh Obvitnas terapkan SMP.

2. Mitigasi Ancaman Strategis: Kilang Balongan adalah _critical infrastructure_. Gangguan 1 jam saja berdampak ke BBM nasional. SMP memastikan risiko dipetakan dan dimitigasi sejak dini.

3. Jaminan Operasional 24/7*: SMP mewajibkan _Business Continuity Plan_ agar kilang tetap operasi meski ada gangguan keamanan.

4. Kepercayaan Stakeholder: Sertifikat SMP = legitimasi bahwa Balongan dikelola dengan standar pengamanan tertinggi.

Kenapa Resertifikasi Penting meski Sudah Bersertifikat SMP?

1. Audit Ulang = Validasi Sistem: Banyak sistem bagus di awal, tapi lemah di konsistensi harian. Resertifikasi membuktikan SMP benar-benar dijalankan.

Baca Juga :  Antisipasi Tindak Kejahatan, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Stasioner

2. Ancaman Berkembang: Pola serangan berubah. Resertifikasi memastikan SOP, SDM, dan teknologi pengamanan di-_upgrade_ sesuai ancaman terkini.

3. Sertifikat Ada Masa Berlaku: Tanpa resertifikasi, sertifikat gugur. Artinya Obvitnas dianggap tidak lagi memenuhi standar.

4. Budaya Perbaikan Berkelanjutan: Temuan minor saat audit jadi bahan evaluasi agar pengamanan makin presisi.

Hasil Audit Resertifikasi dibacakan langsung oleh Katim Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. di hadapan Executive General Manager RU VI Balongan Yulianto Triwibowo, Group Head Of Operation & Manufacturing Eko Nurcahyono,

Manager HSSE Moch. Arifin, serta jajaran manajemen dan PIC SMP RU VI Balongan.

“Alhamdulillah pelaksanaan audit berjalan baik dan lancar. Nilai 96,86% Kategori Emas ini bukan akhir, tapi pemicu agar RU VI Balongan terus tingkatkan kualitas pengamanan. Terima kasih atas komitmen Pertamina,” ujar Kombes Pol Hadianur.

Baca Juga :  Proses Pendistribusian Logistik Pilkada 2024 di Pademangan Berjalan Aman dan Kondusif

Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M. H. Ritonga mengapresiasi capaian tersebut. “RU VI Balongan adalah Obvitnas strategis. Nilai Emas ini bukti Pertamina tidak main-main soal pengamanan. Saya minta seluruh Obvitnas lain jadikan ini standar. Resertifikasi adalah bukti keseriusan, bukan beban,” tegasnya.

Executive General Manager RU VI Balongan Yulianto Triwibowo menyampaikan komitmennya. “SMP sudah jadi _way of life_ di Balongan. Nilai 96,86% ini hasil kerja kolektif seluruh Perwira. Rekomendasi dari tim audit akan langsung kami tindak lanjuti. Terima kasih Baharkam Polri yang terus mengawal,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Hasil Audit, serta foto bersama tim audit dan manajemen RU VI Balongan.

(Cardi S)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *