Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Ketum HNSI Sumardjono Menghadiri Undangan Kemenkomarves di Kupang NTT

860
×

Ketum HNSI Sumardjono Menghadiri Undangan Kemenkomarves di Kupang NTT

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | NTT KUPANG – Dalam rangka monitoring pengembangan kompetensi SDM bidang kemaritiman dan pelaksanaan kegiatan sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung implementasi tata kelola perikanan tangkap serta mendorong pertumbuhan koorporasi dan pemberdayaan nelayan, Kemenkomarves dalam hal ini Asdep Pengelolaan Perikanan Tangkap mengundang Ketum HNSI Laksamana TNI (Purn) Sumardjono beserta undangan lainnya untuk mengikuti kegiatan rapat dan kunjungan lapangan di Kupang NTT pada tanggal 7 s/d 9 Agustus 2024.

Acara ini dihadiri juga oleh para undangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT dan beberapa pejabat pemerintah Provinsi dan Kota Kupang.

Example 300x600

Didalam rapat Sumardjono menyampaikan hasil belanja masalah ketika beliau bertemu dengan para nelayan di pelabuhan kapal nelayan Tenau dan Pelangan pasar ikan Oeba di Kupang.

Baca Juga :  Ketum PWI: HPN 2026 di Banten Jadi Momentum Dorong Ekonomi dan Pembangunan

“Hampir semua nelayan menyampaikan keluhan mereka terkait perijinan kapal untuk berlayar, kata pak Sumardjono. Seorang nelayan yang ditemui menyampaikan dengan penuh emosi mengatakan bahwa dahulu kami harus membuat surat ijin berlayar setiap hari, mana mungkin bisa kami lakukan sementara kami sibuk dengan mencari ikan dan kadangkala kami belum mendapat ikan tetapi harus kembali mengurus surat ijin,” kata nelayan tersebut.

Ketum HNSI Sumardjono Menghadiri Undangan Kemenkomarves di Kupang NTT. (Cardi Santoso)

Selain itu Sumardjono juga menyampaikan bahwa banyak nelayan kita yang tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan peralatan IT sementara dalam pengurusan Ijin ke tingkat pusat di Jakarta harus melalui aplikasi atau IT yang memerlukan kecakapan tersendiri sehingga hal ini menjadi kendala yang besar bagi kelancaran pengurusan perijinan ini.

Baca Juga :  Soroti Risiko Energi Dunia, Ketua Umum APUDSI Maulidan Isbar Tekankan Pentingnya Ketahanan Ekonomi Desa

Untuk mengatasi permasalahan ini bapak Sumardjono mengusulkan agar dibetuknya sarana dan prasarana oleh pemerintah yang dapat membantu para nelayan dalam pengurusan perijinan ini.

Selain itu matan Kasal itu juga menyampaikan bahwa HNSI juga akan ikut membantu dan bekerjasama dengan pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang muncul pada nelayan di seluruh tanah air.

Penulis : Cardi Santoso

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *