Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Polri

Humanis dan Profesional, Polda Metro Jaya Siagakan 4.839 Personel Amankan Penyampaian Pendapat di Jakarta

177
×

Humanis dan Profesional, Polda Metro Jaya Siagakan 4.839 Personel Amankan Penyampaian Pendapat di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (17/7/2026) dilakukan dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan profesional.

Sebanyak 4.839 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Example 300x600

‎Penegasan tersebut disampaikan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono saat memimpin apel kesiapan personel sebelum pelaksanaan pengamanan.

‎Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, Wakapolda mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

‎”Seluruh anggota diminta tetap sabar, tidak terpancing emosi, mampu mengendalikan diri, serta melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur,” ujar Budi.

Baca Juga :  Seleksi Cata PK TNI Angkatan Laut untuk Melahirkan Generasi Ksatria Jalasena yang Handal dan Profesional

‎Ia menegaskan bahwa keberadaan aparat kepolisian bukan untuk menghalangi penyampaian aspirasi, melainkan memberikan rasa aman kepada peserta aksi dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

‎Untuk mendukung pengamanan, Polda Metro Jaya melibatkan unsur lintas instansi yang terdiri atas 3.728 personel Polda Metro Jaya, 340 personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, 642 personel TNI, serta 129 personel dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Personel Pemprov berasal dari berbagai instansi, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, yang disiapkan untuk mendukung kelancaran pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat.

‎Kombes Budi juga memastikan seluruh personel telah menjalani pemeriksaan perlengkapan sebelum bertugas. Salah satu penekanan utama adalah larangan membawa senjata api selama pelaksanaan pengamanan.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Utara Gelar Pengamanan Pasar Takjil dan Bakti Sosial di Kapuk Muara

“Pengamanan dilakukan secara humanis. Tidak ada anggota yang membawa ataupun menggunakan senjata api. Keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama,” katanya.

Ribuan personel ditempatkan di sejumlah kawasan strategis yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi massa, mulai dari Monas, Patung Kuda, Bundaran HI, Dukuh Atas, Harmoni, Tugu Tani, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Semanggi, hingga Bundaran Senayan.

‎Selain pengamanan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi peningkatan arus kendaraan atau konsentrasi massa. Pengendara diminta memperhatikan informasi dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Menutup keterangannya, Polda Metro Jaya mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi secara damai sesuai aturan yang berlaku, serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

Baca Juga :  Polsek Kepulauan Seribu Selatan Gelar Patroli Malam untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pilkada 2024

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang memerlukan kehadiran aparat.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *