Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

300 Hari Supian Suri Jadi Wali Kota Depok, Warga Meluapkan Kekecewaan 

432
×

300 Hari Supian Suri Jadi Wali Kota Depok, Warga Meluapkan Kekecewaan 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

EDISINEWS.ID | DEPOK – Menjelang genap satu tahun menjabat sebagai Wali Kota Depok, Supian suri dan Wakilnya, Chandra Rahmansyah dikeluhkan warga atas kinerjanya. Kekecewan warga berdasarkan dari minimnya terobosan bagi perubahan Kota Depok.

“Belum ada langkah konkret mesti sudah sembilan bulan atau 300 hari menjabat,” kata Anto salah satu pedagang di Ppasar Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Minggu (12/10/2025).

Example 300x600

Anto menyoroti penanganan sampah di pasar cisalak yang hinga kini belum maksimal. Menurutnya, Wali Kota dan wakilnya seharusnya menjadikan persoalan sampah sebagai prioritas utama.

“Sejak dilantik pada 20 februari 2025, semestiya mereka gencar menuntaskan persoalan sampah. Tapi sampah hari ini tidak ada fokus sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Lalu lintas di Jl Yos Soedarso Arah Tanjung Priok, Plumpang Macet

“Tempat penampungan sampah (TPS) pasar cisalak setiap hari dipenuhi tumpukan sampah Hinga meluber ke badan jalan, dan menimbulkan bau busuk. Kamu harap Pemkot Depok segera menindak lanjutin masalah ini,” tambahnya.

Selain masalah sampah tata kelola pasar cisalak juga menjadi sorotan, Anto menyebut banyak bagian bangunan pasar berlantai empat yang rusak dan bocor. Padahal pasar tersebut dibangun mengunakan APBD kota Depok senilai RP168milyar pada tahun 2016.

“Bangunan rusak karena tidak dikelola dengan baik.padahal ini aset besar daerah,” tegasnya.

Summi, pedagang lainnya juga mengeluhkan bau busuk dari TPS yang terhembus angin hingga masuk ke dalam pasar. Akibatnya banyak pedagang memilih menutup kios mereka.

Baca Juga :  PWI Mantap Rekonsiliasi, Wamenkomdigi Nezar Patria Dukung Penuh 

“Dari 1.300 kios hanya 600 yg masih aktif. Sisanya 700 kios kosong.Bau sampah bikin pelanggan engan datang,” keluhnya.

Summi nenilai tata kelola pasar sangat mendesak untuk dibenahi. “Wali Kkota harus serius. Pasar ini sudah bom waktu, kumuh, bau dan berpotensi membahayakan warga sekitarnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan karena tidak mendapat perhatian dari pemerintah kota. “Nasib pedagang dalam pasar maupun di luar harus dipikirkan. Tapi sejauh ini belum ada langka pasti dari wali kota,” tambahnya

Kepala pasar cisalak, Budi Haryanto membenarkan bahwa lebih dari 50 persen kios kini kosong karena di tingal pedagang. “Banyak pedagang memilih berjualan di luar pasar karena bau sampah. Kami sudah berkordinasi dengan dinas terkait agar pengangkutan sampah dilakukan rutin,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni: HPN 2026 Dorong Ekonomi dan Perkuat Peran Pers di Banten

Menurut Budi, sampah yang menumpuk di TPS bukan hanya dari pedagang, tetapi juga dari warga sekitar, termasuk kelurahan cicalak pasar dan mekar sari. “Sampah ini sudah menjadi persoalan lintas wilayah. Harus ada kebijakan sanaa. Terpadu dari Pemkot,” tuturnya.

Menurut Dl, yang sempat memberikan komentar terkait terpilihnya Wali Kota Depok agar ada perubahan. “Tapi disayangkan sudah 300 hari lamanya setelah terpilih menjadi wali kota belum ada perubahan tersebut, terbukti dari sampah aja,” ujarnya.

Penulis : Dennis Lubis

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *